Apakah cinta harus memiliki ???
Cinta adalah bahagia ketika dia tertawa
Walau tawanya bukanlah untukmu
Cinta adalah udara segar yang kau hirup
Ketika dia ada di sekitarmu...
Cinta adalah sukacita
Ketika melihatnya berbahagia dengan orang lain
Dan cinta yang sejati adalah ketika kau merelakannya untuk dimiliki
seseorang yang bukan dirimu...
Sekali sudah aku dikecewakan..
Namun ku tetap tak jera untuk mencintai lagi..
Akankah kutemukan lagi cinta seindah dan sepedih ini ?
Sudah kualami perih karena kehilangan
Sudah kureguk kecewa karena ditinggalkan
Sudah ku didera luka karena dikhianati
Semuanya belum seberapa
Hanya satu derita yang paling menyiksa
JATUH CINTA...
Tapi tak bisa memiliki
Seperti bintang menghidupkan malam
Seperti gelombang menangisi pantai
Megah
Sekaligus perih
Semesta cintamu
Namun tak pernah ku berpaling
Engkaulah dia
Lelaki yang kupuja
Lelaki Terindah dalam hidupku
**Aku mencintaimu karena aku mencintaimu...
Tak perlu alasan lain.
A poem by Andrei Aksana
Taken from his book " Lelaki Terindah "
.i.n.i.b.l.o.g.a.p.e.n.t.i.N.G.a.j.e.l.a.s.n.y.a.s.i.p.u.t.
Showing posts with label Poems. Show all posts
Showing posts with label Poems. Show all posts
Wednesday, June 6, 2007
Tuesday, June 5, 2007
Pernahkah??
Pernahkah terlintas dalam pikiranmu, tentang seseorang yang hadir di beranda? Dialah yang menangkap setiap perasaan bimbang dan cemasmu. Pernahkah engkau benar-benar merasa takjub, ketika ia mengatakan: “Burung kolibri merah dadu itu kuterbangkan dari hatiku, hanya untukmu. Sungguh.” Lalu kaucuri sepasang bintang dari tatapannya yang amat cemerlang. Pernahkah?
-Kef-
*Niy puisi bikin dakuw GR abish dweh.... kekekekekeke.... ;-)
-Kef-
*Niy puisi bikin dakuw GR abish dweh.... kekekekekeke.... ;-)
Thursday, April 5, 2007
Bosannn Aku dengan Penatttt
Niy Puisi Rangga.... passss bangettt kayanya.... :P
Kulari ke hutan kemudian menyanyiku
kulari ke pantai kemudian teriakku
sepi… sepi... dan sendiri aku benci
aku ingin bingar... aku mau di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika kusendiri
pecahkan saja gelasnya biar ramai
biar mengaduh sampai gaduh
ada malaikat menyulam
jaring laba laba belang di tembok keraton putih
kenapa tak goyangkan saja loncengnya
biar terdera
atau aku harus lari ke hutan
lalu ke pantai…
Bosan aku dengan penat.. Dan enyah saja kau pekat.. Seperti berjelaga jika ku sendiri..
Kulari ke hutan kemudian menyanyiku
kulari ke pantai kemudian teriakku
sepi… sepi... dan sendiri aku benci
aku ingin bingar... aku mau di pasar
bosan aku dengan penat
dan enyah saja kau pekat
seperti berjelaga jika kusendiri
pecahkan saja gelasnya biar ramai
biar mengaduh sampai gaduh
ada malaikat menyulam
jaring laba laba belang di tembok keraton putih
kenapa tak goyangkan saja loncengnya
biar terdera
atau aku harus lari ke hutan
lalu ke pantai…
Bosan aku dengan penat.. Dan enyah saja kau pekat.. Seperti berjelaga jika ku sendiri..
Subscribe to:
Posts (Atom)
